Perawatan Rambut yang Salah

Perawatan Rambut yang Salah

Novita No Comments

Seberapa care kamu pada rambut? Rambut lebih dari sekedar melindungi kepala dari sengatan matahari langsung, melainkan juga dapat menunjang atau menyiasati masalah penampilan. Buat penampilan lebih trendy dengan mengikuti gaya rambut yang sedang booming. Siasati wajah chubby dengan rambut panjang. Maka dari itu, berikan perawatan maksimal pada rambut agar selalu memberikan manfaat yang maksimal.  Eiitss, tapi hati-hati terhadap perawatan rambut yang kamu lakukan. Jangan sampai melakukan perawatan rambut seperti berikut:

Perawatan Rambut yang Salah

Keramas setiap hari       

Keramas dengan sampo menjadi perawatan rambut dasar yang penting dilakukan. Keramas dapat menghilangkan kotoran & minyak pada rambut serta kulit kepala. Kendatipun demikian, bukan berarti lantas kamu keramas setiap hari. Apalagi jika dengan sampo yang berbeda-beda setiap harinya. Tindakan ini justru akan merusak produksi minyak pada kulit kepala sehingga berimbas pada rambut yang kering & mudah patah. Idealnya, keramas dilakukan 2 kali sehari dengan sampo yang sama & cocok dengan kulit kepala. Tips lainnya seputar keramas: tidak menggaruk kulit kepala saat keramas serta bilas hingga benar-benar bersih pasca keramas agar tidak memicu ketombe.

Pakai kondisioner hingga kulit kepala   

Menyenangkan bukan bila memiliki rambut yang lembut & mudah diatur? Untuk mewujudkannya, salah satunya kamu bisa pakai kondisioner pasca keramas (saat rambut benar-benar agak kering). Dengan catatan, tidak disarankan menggunakan kondisioner hingga ke kulit kepala. Mengapa? Kondisioner yang menyentuh kulit kepala akan memicu ketombe bahkan hingga membuat rambut menjadi lepek. By the way, setiap orang menggunakan kondisioner yang berbeda-beda sesuai dengan masalah yang dihadapi: kondisioner berbentuk semprotan cocok untuk rambut berminyak serta kondisinoer yang  kaya minyak cocok bagi rambut keriting atau kering.

Gunakan hair dryer        

Pergi kerja, ke sekolah, atau bahkan tidur dalam kondisi rambut sedang basah tentunya akan sangat tidak nyaman. Akan hal ini, tak sedikit orang yang memilih mengeringkan rambut dengan hair dryer pasca keramas. Padahal hair dryer dapat membuat rambut menjadi kering, rambut rombok, merusak kutikula rambut, dan buat rambut bercabang karena hantaran panas listrik. Lantas, apa yang bisa dilakukan untuk mengeringkan rambut tanpa hair dryer? Manfaatkan rambut selama 3 – 5 menit, gunakan kipas angin, dan gunakan sikat quick style. Lebih aman dan efektif, bukan?

Menyisir rambut dalam kondisi basah

Untuk merapikan rambut atau agar rambut tidak bergumpal, menyisir rambut memang perlu dilakukan setiap hari. Hanya saja, harus dilakukan pada saat yang tepat. Tak sedikit orang yang menyisir ramput pasca keramas saat rambut dalam kondisi basah. Padahal, kondisi ini tidak disarankan apalagi hingga ke akar rambut. Mengapa? Keramas yang membuat rambut menjadi kusut, belum lagi akar rambut akan rapuh dalam kondisi basah. Jika tetap dipaksakan apalagi dengan sisir bergigi rapat, kerontokan pasti tidak dapat dielakkan. Berikan rambut waktu hingga benar-benar kering, baru pelan-pelan menyisirnya.

Perawatan rambut yang tepat akan membuat kamu mendapatkan rambut yang sehat, berkilau, hitam, dan panjang. Akan tetapi, perawatan rambut yang salah justru membuat rambut rusak, patah, rontok, lepek, bahkan memicu masalah pada kulit kepala (ketombe). Makanya, jangan terlalu yakin apa yang kamu percayai tentang perawatan rambut semuanya benar. Terkadang apa yang dianggap benar & diyakini oleh banyak orang, nyatanya belum tentu tepat bagi rambut. So, lebih seksama lagi sebelum melakukan perawatan rambut oke 😀